Permasalahan utama yang kerap dihadapi oleh calon wirausahawan adalah memilih bidang usaha saat kali pertama memutuskan untuk terjun menjalani sebuah bisnis.
Jika
Anda merupakan salah satu diantaranya, ada baiknya Anda menyimak beberapa tips
melirik peluang dan memulai peluang
usaha dari
seorang entreprenuer muda yang sekaligus Presiden Direktur Kartuku, Niki Luhur,
dikutip dari liputan6.com:
Pilih
Usaha Sesuai Passion
Menurut
Niki, calon wirausahawan wajib menganalisa diri dengan baik ketika memilih
sebuah bisnis. Analisa tersebut menyangkut gairah hidup (passion) dan kemampuan
Anda. Artinya, bisnis yang ingin Anda jalankan hendaknya sesuai dengan passion
serta kemampuan Anda.
"Dua
hal tersebut dapat menjadi kekuatan wirausahawan sehingga bisa fokus dalam
menggerakkan roda bisnis," ungkapnya.
Bermimpi
Besar
Seorang
calon wirausahawan harus mempunyai mimpi besar terhadap peluang
usaha yang
bakal dijalaninya. Cita-cita itu dapat membawa Anda meraih satu tujuan untuk
membuat bisnis tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu panjang.
"Perlu
diingat, Anda mesti memilih peluang
usaha yang
realistis dapat dikerjakan, karena hasil tidak langsung didapat," katanya.
Jangan
Asal Ikut-Ikutan Tren
Bisnis
yang didasari hanya karena terbawa arus tren kecenderungan tidak akan berumur
panjang. Sebab calon wirausahawan yang seperti itu, biasanya hanya menjadikan
usaha sebagai wadah untuk mengeruk keuntungan secara instan. Padahal membangun
sebuah bisnis membutuhkan fundamental yang kuat.
"Jangan
berpikir mau usaha, supaya bisa berkembang, dijual lalu cepat kaya. Seharusnya,
calon wirausahawan yang sejati memiliki visi ke depan bagaimana caranya agar peluang
usaha yang
dibangun dapat survive dan memperoleh hasil maksimal," tandas Niki.
Terjun
Langsung Ke Lapangan
Sebelum
atau pun sesudah memulai bisnis, Anda harus berani terjun langsung ke lapangan
menanyakan atau melakukan survei apa yang membuat konsumen itu pusing, susah
bahkan sampai tidak bisa tidur.
"Dalam
masalah konsumen, pasti ada kesempatan bagi calon wirausahawan. Inilah yang
dinamakan positif thinking. Jika Anda berhasil memperoleh solusi dari kegalauan
konsumen, itu bisa menjadi starting poin atau peluang bisnis yang bagus,"
kata dia.
Bertanggung
Jawab Dan Berani Mengambil Risiko
Ketika
memutuskan untuk memulai usaha, Anda sudah harus siap menanggung segala risiko
yang mungkin terjadi secara tiba-tiba.
"Saat
menyandang sebagai entrepreneur, semua tanggung jawab akan berada di pundak
Anda. Anda harus membangun dan mendukung tim yang solid, mengerjakan pekerjaan
yang sebetulnya Anda tidak suka tapi tetap harus dilakukan," paparnya.
Niki
mengungkapkan, sektor bisnis yang memiliki prospek cerah untuk saat ini dan
masa akan datang bergerak di bidang perbankan, multi finance, asuransi, bisnis
retail atau modern retail.